Minggu, 06 Oktober 2013

Perbedaan Organisasi Komputer dan Arsitektur Komputer

Komputer
Komputer adalah sebuah mesin hitung elektronik yang secara cepat menerima informasi masukan digital dan mengolah informasi tersebut menurut seperangkat instruksi yang tersimpan dalam komputer tersebut dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan setelah diolah. Daftar perintah tersebut dinamakan program komputer dan unit penyimpanannya adalah memori komputer.
Definisi Organisasi Komputer
Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit–unit operasional dan  interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka. teknologi memori, sistem memori, dan sinyal–sinyal kontrol.
Definisi Arsitektur Komputer
Arsitektur Komputer lebih cenderung pada kajian atribut–atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O.

Perbedaan Antara Organisasi Dan Arsitektur Komputer
Organisasi Komputer
·         Bagian yang terkait erat dengan unit–unit operasional. 
·          Contoh: teknologi hardware, perangka.
·           Arsitektur Komputer
atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer
Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O

Sumber :

Kamis, 13 Desember 2012

Tugas Ilmu Sosial Dasar


 Museum Perjuangan Bogor

Beberapa minggu yang lalu saya berkunjung ke Museum Perjuangan yang terletak di Kota Bogor. Tujuan kunjungan saya kesana adalah ingin menyelesaikan laporan makalah Ilmu Sosial Dasar dan ingin mengetahui juga tentang peninggalan-peninggalan bersejarah bangsa Indonesia tempo dulu.









SEJARAH SINGKAT
Museum Perjuangan Bogor sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Tetapi karena pengurus Yayasan Museum Perjuangan Bogor sudah banyak yang meninggal serta tidak aktif karena mutasi keluar Bogor, maka atas prakarsa Bapak Kolonel Oyik Soeroto pada tanggal 26 Agusrus 1981 dibentuklah kepengurusan Yayasan Museum Perjuangan Bogor yang baru. Di bawah kepemimpinan yayasan yang baru pada 10 November 1983 Museum Perjuangan Bogor direnovasi. Dan kemudian museum diresmikan dan dibuka untuk umum pada tanggal 15 Agustus 1958.

Museum ini tentu memiliki sejarah yang sangat unik. Gedung museum yang dulu terletak dan dikenal dengan nama Tjikemeuh Weg No.28 ini dulu dipergunakan untuk warehouse yaitu gudang perusahaan ekspor komodite pertanian ke Eropa oleh pemiliknya, seorang pengusaha Belanda bernama Wilhelm Gustaf Wissner. Pada tahun 1935 gedung ini juga sudah dipakai untuk Pergerakan Nasional menentang pemerintahan Kolonial Belanda oleh PARINDRA dan juga dipakai untuk kegiatan pemuda dibawah panji-panji kepanduan Indonesia yaitu Pandu Suryawirawan. 

Di tahun 1942 saat jaman penjajahan Jepang gedung ini dipakai oleh tentara Jepang untuk menyimpan barang-barang milik Interniran Belanda. Setelah kemerdekaan di tahun 1945 gedung museum dipakai untuk menyambut dan mempetahankan kemerdekaan yang telah diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta. Setelahnya gedung ini dipakai untuk kegiatan mass media “GELORA RAKYAT” dan lantai atas digunakan oleh Dewan Pertahanan Daerah Keresidenan Bogor. Yang menarik juga adalah gedung ini juga sempat digunakan Radio RRI Perjuangan Keresidenan Bogor. 

Pada tahun 1946 tepatnya pada tanggal 13 Februari karena sudah tidak tahan lagi dengan tekanan-tekanan pasukan tentara NICA dan antek-anteknya gedung museum pun dikosongkan. Walaupun demikian dari tahun 1948 sampai 1958 gedung ini masih dipergunakan, salah satu diantaranya yaitu digunakan ileh GAPSI cabang Bogor. Pada tanggal 20 Mei 1958 gedung ini pun resmu dihibahkan oleh pemiliknya yang terakhir kepada Yayasan Museum Perjuangan Bogor.


KOLEKSI MUSEUM PERJUANGAN BOGOR
Tampak dari depan museum terpampang tulisan MUSEUM PERJUANGAN BOGOR. Lalu jika kita masuk ke dalam museum tepat disebelah depan terdapat sketsel yang isinya sebelah kiri bintang segi lima dikelilingi pada dan kapas, serta dibawahnya bertulisan CARYA DHARMA. Diceritakan oleh pemandu museum bahwa yang berhak memakai bintang tersebut adalah bapak-bapak anggota LVRI (Legiun Veteran Republk Indonesia) yang telah mendapat gelar PKRI (Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia). Sedangkan di sebelah kanan terdapat Garuda Pancasila yang diapit bambu runcing serta dikelilingi padi dan kapas dibawahnya bertuliskan ‘ Angkatan ’45 ’. Bapak-bapak yang berhak memakai tanda ini adalah mereka yang tidak terlibat dengan senjata seperti politikus, karyawan, guru, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.

Di museum ini juga terdapat Teks Proklamasi serta Bendera Merah-Putih. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh pemandu museum, bendera tersebut merupakan bendera asli yang digunakan saat upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan bukan buatan atau replikanya.

Lalu, di bagian museum di sebelah kanan dalam terdapat patung Kapten Tubagus Muslihat yang merupakan icon dari kota Bogor. Selanjutnya di vitrine pertama dalam museum terdapat bermacam-macam senjata yang semuanya merupakan hasil merampas, mencuri, dan buatan kita sendiri. Salah satu senjata yang ada di Museum Perjuangan Bogor adalah senjata mortil kecil yang diberi nama baby mortil atau disebut tokidanto oleh tentara Jepang.

Di lantai atas museum terdapat diorama peristiwa Perang Bojongkokosan, dimana dalam perang tersebut Kapten Tubagus Muslihat gugur. Selain itu ada juga kursi yang dulu digunakan oleh Belanda untuk menyiksa para tahanannya. Koleksi menarik di lantai ini adalah pakaian-pakaian asli yang digunakan pada saat itu. Di Museum Perjuangan Bogor terdapat koleksi pakaian yang dipakai saat perang, salah satunya adalah pakaian yang dipakai oleh Kapten Tubagus Muslihat saat beliau gugur dalam Perang Bojongkokosan. Selain itu ada juga pakaian yang bekas digunakan oleh anggota medis. Pakaian-pakaian ini tentu menyisakan noda bekas darah pemakainya.

 Hal tersebut dimaksudkan agar gambaran diorama sesuai dengan apa yang terjadi dan para pengunjung museum bisa melihat gambaran keadaan seperti yang benar-benar terjadi pada peristiwanya.
Setelah melihat seluruh koleksi Museum Perjuangan Bogor saya pun pulang dengan membawa pengalaman serta ilmu yang baru untuk saya.
Berikut foto yang saya ambil di Museum Perjuangan Bogor.































Kamis, 08 November 2012

PENGERTIAN DAN TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR



Mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) merupakan mata kuliah analisis atas aneka fenomena sosial masyarakat dengan segala dinamika dan implikasinya dari sudut pandang kajian dasar falsafah keilmuan. Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa segala bentuk kebudayaan, tatanan hidup, dan sistem kemasyarakatan terbentuk karena interaksi dan benturan kepentingan antara satu manusia dengan manusia lainnya. Sejak zaman prasejarah hingga sejarah, manusia telah disibukkan dengan keterciptaan berbagai aturan dan norma dalam kehidupan berkelompok mereka. Dalam kelindan berbagai keterciptaan itulah ilmu pengetahuan terbukti memainkan peranan signifikan.

        Ilmu pengetahuan tidak hanya dapat dipahami dalam arti sebuah hukum atau teori ilmiah sebagai hasil statis kegiatan utamanya. Ilmu pengetahuan harus dipandang juga sebagai sebuah proses, sebuah kegiatan, dan tentu saja sebuah kemampuan yang harus dimiliki oleh para ilmuwan. Mahasiswa yang akan diorientasikan untuk menjadi sosok ilmuwan yang peka atas permasalahan sosial kemasyarakatan diharapkan mampu larut dalam proses keterciptaan ilmu pengetahuan tersebut. 

      Kemampuan untuk larut tersebut harus dimulai dengan mengetahui dan memahami dasar-dasar ilmu pengetahuan melalui kemampuan “membaca” berbagai hasil teori dan kajian ilmu sosial, untuk kemudian mampu melihat relevansi dan aplikasinya dengan fenomena dan problema sosial kontemporer. Pada tataran selanjutnya pemahaman itu akan menggerakkan kemampuan untuk berproses dalam keterciptaan ilmu pengetahuan. Artinya pada simpul akhir mahasiswa tidak menerima begitu saja teori dan hukum ilmiah yang telah ada, melainkan mampu melahirkan teori dan kajian-kajian atas fenomena sosial sebagai karya personal mereka. Mata kuliah ISD menjadi mata kuliah pengantar demi tujuan tersebut.

Tujuan Belajar Ilmu Sosial Dasar :

1. Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.
2. Mahasiswa bisa mengerti dan memahami prinsip filsafaat ilmu sebagai landasan mengerti dan memahami berbagai fenomena sosial kontemporer.
3. Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika sosial kemasyarakatan.


A. PENGERTIAN 

        Untuk menjawab berbagai tantangan dan persoalan dalam kehidupan lahirlah berbagai cabang ilmu pengetahuan.
Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokan menjadi tiga :
1. Natural sciences (ilmu-ilmu alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, astronomi, biologi dll
2. Sosial sciences (ilmu-ilmu social) terdiri dari: Sosiologi, Ekonomi, Politik antropologi, Sejarah, Psykologi, Geografi dll
3. Humanities (ilmu-ilmu budaya) meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dll.


        Mengikuti pembagian ilmu pengetahuan seperti tersebut diatas maka Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar adalah satuan pengetahuan yang dikembangkan sebagai usaha pendidikan.

        Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah masalah social khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian pengertian (fakta, konsep teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu ilmu social seperti:
Sejarah, ekonomio, geografi social. Sosiologi, antropologi, psikologi sosial.

        Ilmu social dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu social dasar yang dipadukan, karena ilmu social dasar tidak memiliki objek dan metode ilmiah tersendiri dan juga ia tidak mengembangkan suatu penilitian sebagaimana suatu disiplin ilmu seperti ilmu-ilmu social diatas.
Ilmu sosial dasar merupakan suau bahan studi atau program pekerjaan yang khusus dirancanga untuk kepentingan atau pengerjaan yang di Indonesia diberikan di perguruan tinggi.

B. LATAR BELAKANG
 
 
        Banyaknya kritik sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh para cendekiawan. Mereka berpendapat bahwa sistem pendidikan yang berlangsung masih berbau kolonial dan merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda yaitu kelanjutan dari politik “balas budi / etische politick” (oleh Conrad Theodore van Deventer) sistem pendidikan tersebut bertujuan menghasilkan tenaga terampil untuk menjadi “tukang” yang mengisi birokrasi mereka dibidang administrasi, perdagangan, tehnik dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi (pemerasan) kekayaan negara.

Sedangkan tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tukang saja tetapi diharapkan mempunyai tiga jenis kemampuan yaitu personal, akademis dan kemampuan profesional.

a. Kemampuan Personal (kemampuan kepribadian)
        Dengan kemampuan ini tenaga ahli diharaphan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan,kenegaraan (pancasila) serta memiliki pandangan luas serta kepekaan terhadap berbagai masaah yang dihadapi masyarakat Indonesia.

b. Kemampuan Akademik
        Adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, mampu berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan altematif pemecahannya.

c. Kemampuan Professional
      Adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

C. RUANG LINGKUP 

Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :

1. kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
2. konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
3. masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.

Berdasarkan bahan kajian seperti yang disebut diatas, dapat dijabarkan leih lanjut ke dalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan, untuk dapat di operasionalkan.

Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 Pokok Bahasan, dari kedelapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
1.  Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan .
2. Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3. Masalah pemuda dan sosialisasi.
4. Masalah hubungan warga Negara dan Negara
5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
6. Masalah masyarakat perkotaan dan pedesaan
7. Masalah pertentangan-pertentangan sosial  dan Integrasi
8. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Perbedaan Ilmu Sosial Dasar & Ilmu Pengetahuan Sosial :
1.ISD mulai dipelajari di perguruan tinggi , sedangkan IPS sudah dipelajari sejak tingkat SD dan Lanjutan.
2.ISD merupakan mata kuliah tunggal , sedangkan IPS merupakan gabungan dari beberapa mata pelajaran.
3.ISD untuk pembentukan sikap dan kepribadian , sedangkan IPS untuk pembentukan pengetahuan & ketrampilan.

Persamaan Ilmu Sosial Dasar & Ilmu Pengetahuan Sosial :
1.Bahan studi untuk kepentingan umum.
2.Bagian dari disiplin ilmu lain.
3.Membahas materi tentang kenyataan sosial dan masalah sosial.

D. MASALAH SOSIAL

       Masalah yang dihadapi tidaklah sama, disebabkan karena perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan masyarakat dan keadaan lingkungan alam. Masalah tersebut dapat berupa sosial, politik, moral dll. Yang membedakan masalah ini ada hubungannya dengan nilai moral dan pranata sosial.

1. Menurut masyarakat, segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umumadalah masalah sosial.
2. Menurut para ahli, suatu kondisi yang terwujud dalam masyarakat berdasarkan atas studi, mempunyai sifat yang menimbulkan kekacauan.

      Masalah sosial muncul sejak peradaban manusia karena dianggap mengganggu kesejahteraan hidup. Dan membuat masyarakat untuk mengedintifikasi, menganalisa cara untuk mengatasinya.

      ISD menyajikan pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan. Dengan menggunakan kacamata obyektif berarti, konsep dan teori yang berhubungan dengan hakikat manusia dan masalahnya telah dikembangkan dalam ilmu sosial dan digunakan. Sedangkan menurut kacamata subyektif masalah yang dibahas akan dikaju menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan.

Sumber :  1  2  3  4 


nama : johnson yunior
kelas : 1 IC 01
NPM : 23412961